Peningkatan Spiritualitas berarti mengaktualisasikan : RUH yaitu yang selalu dan hanya berurusan dengan Alloh. untuk itu lakunya adalah kerja keras namun ikhlas, yang efeknya tidak mendapatkan kelelahan, justru yang bekerja dalah Malaikat yaitu : karena sujudnya terhadap peran Khalifatulloh,………
tanda kerja yang ikhlas, yang membawa kesempatan istirahat yang mutu, tidur yang mutu, yaitu bukannya tertidur, melainkan tidur dalam ” ” Syahadad ” ialah : ” Ngantuk ” yang mutu yaitu tidak pakai menguap, melainkan justru alih gelombang ” Ganti Alam ” pengantarnya adalah Subardinasi ” Nama-Nama” terhadap Asmaul-Husna….
lakunya sepanjang masa ialah ” Sholat Dhoim ” yang lumintu baik secara syar’i ataupun tarekati bermula menyambung hari ini dengan hari esok dunia dan akherat Kawula dan Gusti yaitu menyambung sholat maghrib dengan sholat isya’ dan seterusnya.
persiapannya adalah ” Puasa khusus ” di hari-hari putih yaitu di saat ” Nawang Sari ” fenomenanya adalah : Lapangnya dada, ringannya beban, lenturnya tulang punggung, serta meningginya ingatan, sehingga berhasil memahami ayat : yaitu konstruksi, realitas atau sistem konsekwensi…
tentang arti ayat bahwa : ” Beserta Kesusitan itu pasti terdapat kemudahan “



